
Lawang Sewu dulunya adalah kantor dari Netherlands-Indische Spoorweg atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Lawang Sewu mulai beroperasi pada tahun 1919. Masyarakat setempat menyebut bangunan ini dengan Lawang Sewu karena bangunan ini memiliki pintu yang sangat banyak, meskipun pada kenyataannya banyaknya pintu tidak mencapai seribu.

Lawang Sewu, destinasi yang berjarak sekitar dua kilometer dari Simpang Lima ini cukup terkenal di kalangan masyarakat setempat. Tempat yang terkenal dengan hal mistisnya ini ternyata tidak seseram yang kita kira loh guys. Destinasi ini memiliki banyak pengunjung, khususnya saat weekend. Lawang Sewu buka dari pukul 07.00 s.d 21.00. Harga tiket masuk Rp10.000,00/orang. Kita juga bisa menyewa tour guide untuk menemani dan menjelaskan seputar destinasi ini.

Tempat ini selain menyuguhkan banyak spot untuk berfoto juga menyediakan berbagai sejarah. Salah satunya adalah sejarah kereta gunung, dalam bentuk lisan maupun tayangan. Tayangan berisi tentang pembuatan atau proses dari pembuatan Lawang Sewu.
tips
- Lawang Sewu tidak menyediakan parkiran untuk mobil. Namun, parkiran motor tersedia.
- Diharapkan membawa kacamata dan juga topi saat berkunjung di siang hari.