How to Cross from Singapore to Johor Bahru Efficiently

How to Cross from Singapore to Johor Bahru Efficiently

If you are planning to explore Singapore but prefer to stay in Johor Bahru because of the much cheaper accommodation prices, this cross-border journey is definitely worth trying. One of the easiest and most affordable ways is to take the MRT to Woodlands and then continue with Bus 950.

Complete Singapore MRT network map with interchanges and routes

From Woodlands MRT Station, you can directly catch Bus 950 that goes to the Woodlands Checkpoint. The bus usually arrives every 10–15 minutes, but on weekdays it can get crowded as it coincides with commuting hours. Be prepared for some waiting time or even longer queues during these periods. Still, many travelers enjoy the experience because it gives a real taste of the daily cross-border life between Singapore and Malaysia.

<figure class="wp-block-image size-large is-resized .bus-queue { border-radius: 6px; box-shadow: 0 4px 12px rgba(0,0,0,0.08); } .bus-queue-img max-width: 100%; height: auto; display: block;" id="<a-id="bus950-queue"-href="IMAGE_URL_HERE"-title="Queue-for-Bus-950-at-Woodlands-to-Johor-Bahru">—<img——src="IMAGE_URL_HERE"——alt="Travelers-lining-up-for-Bus-950-at-Woodlands-to-cross-from-Singapore-to-Johor-Bahru"——class="wp-image-aligncenter-bus-queue"——title="Bus-950-queue-at-Woodlands"-/>-Travelers lining up for Bus 950 at Woodlands to cross from Singapore to Johor Bahru

At Woodlands Checkpoint, you will go through Singapore immigration, which is relatively quick. The process is now fully automated—you just need to scan your passport and face to pass through. After that, you’ll need to reboard the same bus to continue the journey towards Malaysia. This is why many passengers rush off the bus to clear immigration quickly and secure a seat back on the same bus. If you miss it, don’t worry—you can still catch the next bus, but you’ll have to wait a little longer.

Once you arrive at Johor Bahru Checkpoint, the immigration process can take slightly longer. Some lanes are equipped with passport scanning machines, while others are still done manually by immigration officers. After clearing Malaysian immigration, you can board the bus again and head straight into Johor Bahru city.

What makes this journey so appealing is not just the affordability, but also the convenience. Crossing the border only costs about SGD 1 from Singapore to Malaysia and RM 2.6 from Malaysia to Singapore—far cheaper than taking a taxi or private car. On top of that, accommodation in Johor Bahru can be up to three times cheaper than in Singapore, with plenty of modern apartments and hotels available near the checkpoint. Many travelers even say that staying in JB allows them to enjoy bigger rooms, swimming pools, and better amenities at the same price as a tiny budget room in Singapore.

By choosing this option, you get the best of both worlds: the excitement of exploring Singapore during the day, and the comfort of relaxing in Johor Bahru at night—all while saving a significant amount of money on your trip.

Practical Tips for Crossing Singapore – Johor Bahru

  • Avoid peak hours (6–9 AM & 5–8 PM) to skip long queues.
  • Use transport cards like EZ-Link in Singapore & Touch ’n Go in Malaysia.
  • Check immigration crowds via apps like Beat the Jam! or Google Maps.
  • Prepare your passport & documents for faster clearance.
  • Travel light to make boarding and walking easier.
  • Stay near JB Sentral/CIQ for the most convenient cross-border trips.

Uniknya nelayan di Pantai Pangandaran

Uniknya nelayan di Pantai Pangandaran

Pangandaran memang terkenal dengan banyaknya ikan di sisi pantai timurnya, dan terkenal dengan ramainya orang yang berkunjung serta sunset yang cukup memukau hati di pantai baratnya. Liburan kali ini, saya tidak menghabiskan waktu yang lama di Pangandaran, saya lebih menikmati waktu sunrise di Pantai Timur Pangandaran ini. Dan ternyata di pagi hari, banyak nelayan yang sedang mengambil ikan dengan cara yang unik.

Nelayan yang sedang menarik jala

Para nelayan yang bekerja sama (sekitar 15 orang) ini saling bergantian menarik jala yang sebelumnya mereka bawa ke tengah laut menggunakan kapal kecil. Mereka menarik jala tersebut dengan cara mengaitkan tali yang diikatkan di pinggang mereka ke jala tersebut. Waktu yang dibutuhkan untuk menarik jala cukup lama (sekitar 20 menit) untuk bisa mendapatkan ikan-ikan yang mereka ingin tangkap. Walaupun ikannya tidak seberapa banyak, namun para nelayan tetap bekerja sama saat menarik jala.

Nelayan lainnya yang sedang menarik jala

Setelah ikan tersebut ditangkap, nelayan memisahkan berbagai macam ikan tersebut di keranjang. Ikannya pun beragam seperti, rajungan, kepiting, cumi, udang, lobster, dan berbagai macam ikan. Uniknya, mereka pun sudah mengetahui bahwa ada beberapa jenis ikan yang tidak boleh dimakan, seperti ikan buntal dan juga belut laut. Sehingga ketika mereka menjala ikan tersebut, mereka pun menguburnya di pasir atau mengembalikannya ke habitat asalnya.

Setelah ikan-ikan itu dipisahkan, pengunjung langsung dapat membelinya di sekitaran pantai. Biasanya, ikan yang dijual oleh nelayan akan lebih murah harganya dibandingkan membeli di restoran-restoran sekitar pantai. Dan jangan takut untuk para pengunjung yang berasal dari luar Pangandaran, karena di sekitaran pantai banyak toko-toko yang membolehkan untuk memasak ikan yang dibeli dari nelayan.

Rajungan asam manis

Saya pun mencoba membeli beberapa ikan yang dijual oleh nelayan. Saya membeli lobster dengan harga 200ribu/kg nya. Dan 1kg bisa mendapatkan sekitar 9-10 lobster. Para nelayan pun sudah memikirkan cara agar lobster tersebut tetap hidup sampai rumah esok hari, mereka pun membungkus lobster tersebut menggunakan sterofom lalu ditaburi banyak pasir agar tetap hidup.

Lobster yang saya bawa sampai rumah

Wisata dengan Seribu Pintu

Wisata dengan Seribu Pintu

Lawang Sewu dulunya adalah kantor dari Netherlands-Indische Spoorweg atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Lawang Sewu mulai beroperasi pada tahun 1919. Masyarakat setempat menyebut bangunan ini dengan Lawang Sewu karena bangunan ini memiliki pintu yang sangat banyak, meskipun pada kenyataannya banyaknya pintu tidak mencapai seribu.

halaman gedung

Lawang Sewu, destinasi yang berjarak sekitar dua kilometer dari Simpang Lima ini cukup terkenal di kalangan masyarakat setempat. Tempat yang terkenal dengan hal mistisnya ini ternyata tidak seseram yang kita kira loh guys. Destinasi ini memiliki banyak pengunjung, khususnya saat weekend. Lawang Sewu buka dari pukul 07.00 s.d 21.00. Harga tiket masuk Rp10.000,00/orang. Kita juga bisa menyewa tour guide untuk menemani dan menjelaskan seputar destinasi ini.

suasana dalam gedung

Tempat ini selain menyuguhkan banyak spot untuk berfoto juga menyediakan berbagai sejarah. Salah satunya adalah sejarah kereta gunung, dalam bentuk lisan maupun tayangan. Tayangan berisi tentang pembuatan atau proses dari pembuatan Lawang Sewu.

tips

  • Lawang Sewu tidak menyediakan parkiran untuk mobil. Namun, parkiran motor tersedia.
  • Diharapkan membawa kacamata dan juga topi saat berkunjung di siang hari.
Semarang Rasa China

Semarang Rasa China

Suasana Klenteng Sam Poo Kong

Sam Poo Kong atau dalam bahasa indonesia artinya adalah goa tiga orang sakti. Klenteng yang terletak sekitar tiga kilometer atau menempuh perjalanan hanya delapan menit dari Simpang Lima ini memiliki empat klenteng di dalamnya, yaitu Klenteng Dewa Bumi, Klenteng Juru Mudi, Klenteng Sam Poo Tay Djien, dan Klenteng Kyai Jangkar. Tiket untuk masuk hanya merogoh kocek sebesar Rp7.000,00 saja. Kecuali, Anda ingin masuk ke tiga klenteng lainnya, Anda harus menyiapkan uang tambahan sebesar Rp20.000,00. Di dalam tiga klenteng tadi berisi tempat ibadah dan ukiran-ukiran nan indah di tembok-tembok.

foto bersama lampion di Sam Poo Kong

Banyak lampion-lampion tergantung diatas klenteng Sam Poo Kong ini, kita bisa menggantung nama kita,keluarga, maupun instansi kita dengan cara membayar sebesar Rp 200.000,00 saja. Ini menandakan bahwa suatu ikatan yang abadi yang akan terus tergantung di klenteng ini. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang sejarah klenteng ini, Anda bisa menyewa tour guide yang akan menemani serta menjelaskan Anda tentang klenteng ini.

suasana klenteng

Di Sam Poo Kong kita juga bisa menyewa pakaian khas China supaya kunjungan kita ke klenteng ini semakin terasa. Harga sewa pakaian China ini dibandrol mulai dari Rp100.000,00 saja tanpa batas waktu yang ditentukan. Tentunya dengan ukuran anak kecil sampai dengan dewasa. Jadi, kita bisa sepuasnya berfoto-foto ditempat instagramable ini.

tips

  • Diharapkan membawa kacamata maupun topi bila berkunjung di siang hari.
  • Diharapkan menghormati sesama, apalagi yang sedang beribadah.
Glamping di Batu Tapak

Glamping di Batu Tapak

Nama tempat camping ini adalah Batu Tapak, diambil dari legenda batu besar tapak, dan batu ini dapat ditemukan di sekitar area camping. Batu Tapak Camping Ground, tempat yang berada di Bukit Cangkuang Cidahu ini sudah cukup hits loh! Tempat yang berada di kaki Gunung Salak ini menyediakan fasilitas-fasilitas yang bisa dibilang cukup mewah untuk camping.

Pengunjung juga disediakan tempat api unggun di dekat lokasi tenda, sehingga bisa menghangatkan diri di malam hari dan juga bakar-bakar. camping ground ini menyediakan kayu hanya seharga Rp5.000/ikat dan juga bisa membantu pengunjung untuk menyalakan perapiannya. Jangan takut untuk kegelapan pada malam hari, karena camping ground ini menyediakan penerangan yang cukup memadai di sekitar area camping. Kalau hujan pun, pengunjung tidak perlu takut kehujanan.

Mau ke toilet malam-malam? no worries! Karena toilet di area camping ground sudah sangat nyaman. Bahkan disediakan shower dengan air hangat dan juga area untuk berwudhu.


Suasana dalam Tenda
Suasana Luar Tenda

Tidak hanya menyuguhkan mewahnya tenda, tetapi juga menyediakan wisata seperti outbound, fun gathering, hiking, air terjun, dll. Lokasi air terjun ini bisa diraih dengan berjalan selama kurang lebih 30menit. Jalan menuju air terjun pun sudah tertata dengan rapi, sehingga memudahkan pengunjung untuk mencapai air terjun ini.

jalan menuju air terjun

tips

  • Disarankan membawa bahan makanan serta peralatan makan seperti kompor portable, mejikom, dll agar lebih menghemat.
  • Memakai sendal gunung saat perjalanan ke air terjun.
  • Membawa jaket atau kaus kaki.